Jumat, 24 Oktober 2014

Nanti akan kita ceritakan

Sampai ketemu nanti ya, cuy!

Kamu. Aku udah relain kamu tau. Beneran. Aku udah ga sirik, kamu sama dia. Abis kamu juga bahagia banget. Berarti kamu memilih orang yang benar. Bagus. Itu baru mantan aku.

Hey putri kecil, sekarang kamu udah punya ksatria pelindung, tugas aku yang kemarin udah ada yang gantiin. Aku bebas tugas sekarang.

Yaudah, kamu baik-baik sama dia, aku mau berkelana lagi, mencari ke hutan terjauh, ke air terdalam, ke puncak tertinggi, aku mau cari seseorang lagi buat aku lindungin, buat aku sayangin, buat aku bikinin puisi, buat aku perjuangin sekeras yang aku mampu.

Sementara aku berjalan, kini waktu adalah sahabatku, ia yang perlahan membasuh luka yang pernah kamu buat, yang perlahan menghapus ingatan pahit, yang menyadarkan bahwa aku memang bukan ditakdirkan bersama pendua.

Senja selalu indah saat bersamamu, siang selalu hangat, bahkan jika aku menghabiskan malam denganmu, bintang selalu berkedip genit kepadamu. Aku pikir aku udah dapet yang sempurna, namun lagi, kamu bikin itu semua jadi semu.

Kamu, kalo suatu hari kita ketemu lagi, aku yakin kita punya banyak cerita hebat tentang masa ini, cerita kamu tentang aku, cerita aku tentang kamu dan.. Yaa.. cerita kamu tentang dia..

Suatu hari kita pasti akan ketemu lagi dan bercerita tentang itu. Maka, biarkan aku sekarang pergi, untuk mulai membuat cerita yang hebat juga dengan seseorang yang baik. Biarkan aku jauh, agar penaku menulis kisah yang luar biasa juga, supaya di kemudian kelak, saat kamu menceritakan hidupmu bersama dia, aku tidak hanya terpaku, melainkan tersenyum dan balik menceritakan kisah yang sama hebat.

Sampai jumpa, kamu. Sampai ketemu nanti ya, cuy. :)

Tidak ada komentar: